SARPI, 76 Tahun
- Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Central Java, Indonesia
- 01 Januari 1950
- Pedangan arang
Kegiatan Sehari-hari
sya ketemu dengan mbah sarpi warga dari desa nglebur kecamatan jiken kabupaten blora.. sya dan ayah saya mengahampiri mbah sarpi yang sedang mengumpulkan batang2 kayu jati yang akan dibakarnya untuk dijadikan arang. Mbah sarpi seorang nenek yang menjual arang, ditengah2 hutan ngrambah blora.. tidak banyak yang tau tentang pekerjaan mbah sarpi karna ia berada ditengah2 hutan.. sedikit berbincang dg beliau.. ternyata mbah sarpi tidak mencari pembeli arang diluar hutan dia hanya menunggu jika ada seoarng pembeli yang masuk ke hutan ngrambah blora. sya tidak sempat menanyakan berapa umurnya sekrang, keseharian mbah sarpi tidur, makan dll dia lakukan ditengan hutan sendirian.. sya miris mendengar cerita dari mbah sarpi, sya tidak bisa membayangkan bagaimana jika sya berada diposisi tsb ditengah 2 hutan mlm hari, bahkan setiap hari dia lakukan ditengah hutan. saya sangat salut kepada mbah sarpi. Mbah sarpi juga sempat berbicara : "pie ae carane gusti allah mesti maringi dalan rejeki dewe dewe, ora usah ngemis nek awake dewe iseh iso golek duwet lan usaha" Artinya : "bagaimanapun caranya allah akan memberikan jalan rejeki masing2, jangan mengemis jika kita masih bisa mencari uang dan terus berusaha" Sumber dari : https://www.instagram.com/p/BHGF1xoDysC/?hl=id&taken-by=ketimbangngemisblora