DARMI 72 Tahun

 Alamat Domisili

Malang, Malang City, East Java, Indonesia

 Tanggal Lahir

01 Januari 1950

 Pekerjaan

penjual jajanan

Status:

 Terdaftar
 Belum Terverifikasi

Uang Yang Terkumpul

Rp 0

Target Rp 30,000,000

Kegiatan Sehari-hari

Mbah Darmi namanya. Beliau berusia 72 tahun. Beliau seorang penjual jajanan yang kini hidup sebatang kara setelah suami meninggal dunia,sebenarnya beliau memiliki cucu dari anak angkatnya namun jarang sekali datang ke tempat mbah. Menurut penuturan warga sekitar dulu mbah memiliki rumah,namun dijual oleh salah satu anggota keluarganya.Akhirnya mereka tidak memiliki rumah dan terlantar, sempat mbah dan suami menjadi pengemis,karena itu warga berinisiatif membuatkan tempat tinggal utk mbah dan alm.suaminya di sebuah bilik triplek ukuran 2x3 meter di dalam terminal TST yang juga menjadi tempat berjualan simbah. Jika malam hari kondisi sangat gelap dan dingin di tempat mbah karena memang tinggal di terminal yang hanya beroperasi sampai sore.Kondisi dalam rumah mbah darmi sangat sempit,gabung dengan semua perabotnya yg bisa dibilang sudah kurang layak dan disini pula sang suami menghembuskan nafas terakhirnya. Mbah sering bertutur kalau malam hari di depan biliknya sering dipakai anak anak muda yg entah minum minum atau nongkrong sehingga mbah sering kaget takut dan tidak pernah bisa tidur nyenyak. . Beliau sehari hari jualan buah dengan harga perbiji Rp 500-1000 dan gorengan yang di ambil dari tetangganya dan sering sehari hanya laku Rp 1500.Kadang juga sering tidak berjualan karena tidak memiliki uang untuk modal ke pasar. Untuk makan mbah terkadang diberi dari tetangga dan bapak2 supir TST yang sering mangkal di terminal,satu bungkus nasi makan untuk satu hari,jika tidak ada yang memberi mbah membeli makan seharga Rp 4000 untuk satu hari itupun kalau dagangan sudah laku.Seringkali mbah hanya mengganjal perutnya dengan air hangat kalau hari itu tidak mendapat rejeki makanan Sumber dari : https://www.instagram.com/p/BH-3dqeANxn/?hl=id&taken-by=ketimbang.ngemis.malang


Latar Belakang


Kemajuan


Kebutuhan Pangan


Kebutuhan Sandang


Kebutuhan Perkakas


Kebutuhan Mendesak

Track Kemajuan